Thursday, October 16, 2008

Pasir Putih Beach-Trenggalek


Pasir Putih beach is one of my favorite beach in Java island. This beach located at Kabupaten (district) Trenggalek, East Java Province. It is about 2 hour driving from Ponorogo (the reog city), or about 2.5 hour driving from Madiun. It is between Trenggalek and Tulungagung districts. From Trenggalek you just follow the road to the Parigi beach trenggalek, the most famous beach, then follow the road to Karanggongso, you can find this beach on the right hand side. By public transport, you can use bus from Ponorogo or Tulungagung to reach Trenggalek, there you can find mini bus to reach this beach.
I love this beach, cause there you still can find clear, clean beach with white sand, and for sure swimming is the best choice to do in this beach. It"s protected by small island which facing directly to the beach. So, it is safe enough though you are the first time swimming in the sea. Good for family"s picnik. Some living coral you still can find a llittle bit further close to the open ocean.
There you can find very cheap foods, say 1 euro you can get rice with fish, big enough fish and fresh from the ocean. 1.5 euro you can get one plate of speise schrimp. I bet once you get there you want to come there again and again..

Wednesday, October 15, 2008

SEPEDA

Sepeda mungkin di Indonesia apalagi di kota besar bukan merupakan barang yang menarik perhatian. Berkendara sepeda tidak menarik perhatian dibanding bermobil. Aneh memang, melihat Indonesia yang tropis yang cocok untuk bersepeda. Mungkin karena kita sudah terlalu menjadi masyarakat konsumtif, fragmentalis, gengsi menggunakan sepeda. Orang lebih suka melihatnya bermobil daripada bersepeda.
Padahal di eropa yang notabene negara-negaranya kita anggap sebagai negara lebih maju dari kita, sepeda merupakan alat transportasi yang digemari, mulai dari cleaning service sampai CEO sebuah perusahaan, bersepeda tetap menjadi pilihan apalagi disaat musim panas. Salah satu attitude yang mustinya kita bisa contoh. SEPEDA, selain ramah lingkungan juga terjangkau oleh kocek kebanyakan orang. Karena itu tidak heran kalau di eropa, apalagi di Belanda yang bisa dibilang tiada hari tanpa sepeda, sepeda lebih cepat hilang dari pada sebuah mobil sekalipun tidak terkunci. Jangan heran jika sepeda anda tiba-tiba lenyap hanya dalam waktu semenit anda tinggal, apalagi jika itu sepeda baru, mahal lagi, wahh sekalipun sudah tergembok, jangan heran kalau dalam sekejap sepeda tersebut tiba2 lenyap dari tempatnya.
Harga sepeda pun bervariasi, dari mulai Rp. 100 ribu sampai ratusan juta rupiah. Bahkan sepeda kuno pun bisa seharga sepeda motor mio. Karena itu di belanda diberlakukan penomoran sepeda juga, semacam plat mobil disini. Jika hilang anda bisa lapor ke polisi, dan sekali-kali anda bisa liat pengumuman seperti dalam foto diatas siapa tahu sepeda anda sudah ketemu. Polisi biasanya memasang foto sepeda yang sudah ditemukan kembali, kita bisa tahu sepeda kita dengan menyesuaikan plat nomor sepeda yang hilang tersebut.

Sunday, June 22, 2008

Volendam


Volendam termasuk kota tujuan wisata. Untuk mencapainya bisa dengan bus langsung dari central stasion Amsterdam (Osterdoksstraat) ke Volendam (Havenstraat). Jadwal bus tersebut bisa dilihat di www.9292ov.nl masukkan van central station naar havenstraat volendam.
Apa yang dilihat di Volendam, disini banyak toko souvenir yang harganya jauh lebih murah mungkin dari tempat manapun di Belanda, yang pasti lebih murah dari Amsterdam, bisa 3 kali lebih murah lho. Selain itu yang pasti disini orang biasanya berfoto dengan baju khas Belanda, satu foto ukuran 10R berkisar dengan harga 12-17 euro (price in 2007/08), dengan kita dapat 1 photo ukuran 10R dan 2 ukuran poskard.

Zaanse schans


Zaanse schans atau bisa dibilang the Windmill city merupakan salah satu tujuan wisata di Netherlands. Ada apa di zaanse schaan? Disini kita bisa melihat pembuatan "klompen" atau sepatu kayu khas Belanda, pembuatan keju, dan berbagai macam pembuatan suvenir dari keramik (lukisan keramik). Yang pasti disini kita bisa melihat kincir angin yang merupakan ciri khas negeri Belanda. Untuk masuk ke kincir angin kita hanya merogoh kocek 2.5 euro (harga th 2007/08), ada tersedia guide book dalam bahasa indonesia juga. Kita bisa naik sampai dibagian atas kincir angin, melalui tangga yang kecil dan sempit. Didalam kincir angin juga terpampang foto-foto dokumentar mengenai sejarah kincir angin tersebut.
Zaanse schans terletak di barat laut Amsterdam, sekitar 30 menit driving. Kota ini bisa dicapai juga melalui publik transport, naik bus atau kereta api (train). Naik kereta api dari Central station amsterdam hanya 4 stations (20 minutes) . Ambil kereta jenis stop train (kereta yg berhenti di stasiun kecil, ada tertulis di papan kedatangan/keberangkatan kereta STOP TRAIN) arah Alkmaar, berhenti di Koog-Zaandijk. dari stasiun ini cukup ikuti tanda hijau kecil (little green signs) ke Zaanse Schans. Sekitar 15-minute jalan kaki dari station kereta api ke Zaanse Schans. Selain itu bisa dicapai pula dengan bis, yaitu naik kereta dulu dari central station berhenti di Zaandam Station. Dari Zaandam station naik bis no 88 berhenti di halte de Bleeke Dood in Koog aan de Zaan, bis ada setiap jam sekali. Dari halte tersebut jalan kaki sekitar 7-minute ke Zaanse Schans.

Saturday, June 21, 2008

Sildemow


Pengen lihat pedesaan di Jerman? Bisa ke SILDEMOW, masuk wilayah (landkreise) Bad Doberan, kira-kira 3 km arah selatan Rostock. Apa yang dilihat disini? Yang pasti suasana pedesaan ala Jerman masih kental, ada juga danau kecil (lupa aku namanya). Yang pasti mengapa wilayah ini menjadi tempat favoritku, karena disini bisa kita jumpai padang rumput liar dan diwaktu summer menjadi padang bunga merah (entah apa namanya gak tahu aku), bunga liar. Selain juga kita jumpai ladang gandum, bisa jumpai ladang erdbeer (strawberry), yang bisa kita petik sendiri. Bagaimana mencapai wilayah ini? Dari Rostock (Mecklenburgring state -north Germany) bisa naik tram 5 atau 2 arah Suedstadt sampai mentok. Dari Suedstad station bisa jalan kaki kearah timur, ada halte sildemow abweidz, belok ke kiri, ikuti jalan sepeda, sepanjang jalan akan dijumpai ladang gandum, setelah 1 km akan dijumpai ladang erdbeer. Jika kita mengikuti jalan itu terus maka setelah 2 km akan dijumpai danau, tepat di dekat halte Sildemow. Untuk mencapai padang bunga merah itu, kira2 perlu jalan 1 km an kearah menuju Gragetopshof, atau kira2 200 m dari halte bus Sildemow belok kiri terus arah Gragetopshof. Sepanjang jalan ini akan dijumpai padang bunga merah liar..kerenn and baguss deh..
Untuk mencapai daerah ini sebenarnnya tidak jauh, paling enak naik sepeda dari Rostok (3-4km). Kalau mau naik bis, dari Rostock bus stasion (stasiun bis nya ada di Rostock Hbf juga), ambil bus no 106, turun di halte Sildemow (tepat dekat danau) (sekitar 12 menit naik bus dari Rostock Hbf).
Ok sampai jumpa di Sildemow one of my favorite place in Germany

Tuesday, April 22, 2008

Sup Gado-Gado


Waktu itu diajak Jens ke kantin favorit dia. Konon di kantin ini terkenal dengan Sup nya. Seringkali dia bela-belain ke kantin ini hanya karena SUP itu. Kantin ini memang bukan kantin yang biasanya kami pakai buat pergi makan. Karena melihat usaha dia sampai bela-belain ke kantin ini hanya karena semangkok atau tepatnya segelas sup, aku akhirnya pengen juga coba rasanya macam apa sih itu SUP kesayangan. Waktu ngelihat dari jauh meja tempat sup itu ditaruh hanya kubaca tulisan GADO-GADO, kupikir wahhh ada juga gado-gado dikantin ini. Eh gak taunya itu lah nama sup yang temanku itu sukai: SUP GADO GADO. Aku makin aja penasaran pengen tahu rasanya..dan ya ampunnn ibaratnya aku ni makan kuah encer gado-gado...SUP Gado gado hanya semacam sambal gado-gado encer banget terus dimasukin kacang mete atau kacang biasa, ditambah tauge..itu saja!! Aku bilang ke kawanku..sebenarnya yang namanya gado-gado di indonesia bukan sup, tapi bisa dibilang semacam salat dengan kuah kacang, tapi gak seencer gini kuahnya..Jens cuek saja, yang penting bagi dia Sup Gado Gado itu sudah merupakan sup paling enak di dunia!

Amsterdam April 2008

Sunday, April 20, 2008

Texel


Texel adalah pulau kecil terletak diutara Belanda, di north sea. Untuk mencapainya, dari Amsterdam Central station, naik kerata arah Den Helder (Sekitar 12 euro sekali jalan). Turun Sampai stasion Den Helder. Dari Stasion Den Helder, naik Bis no 33 menuju pelabuhan Ferry (sekitar 2 euro). Dari pelabuhan naik Ferry sekitar 3.5 euro sekali jalan ke Texel.
Ada banyak "cottage" di Texel. Pulau ini bisa dibilang sebagai pulau Turis. Kalau spring-summer amat ramai oleh turis. Apa yang dilihat disana? Yang pasti aku bisa bilang pulau Domba, habis banyak sekali domba yang merumput diatas dike (Dam). Banyak pertanian tanaman Rab (untuk minyak). Disini selain terkenal dike dan dombanya, juga mercusuar nya. Selain itu ada juga sanctuary anjing laut. Ada juga "ecomare" disini bisa liat berbagai jenis ikan juga anjing laut dalam aquarium besa. Yang pasti pantai dengan pasir coklat siap menanti kalian untuk berenang di musim panas.
Akomodasi di Texel, saya bisa bilang lebih murah daripada di Pulau Seribu. Contoh saya menginap di Tubantia, kena charge 25 euro permalam. Padahal akomodasi disitu macam single appartemen lengkap dengan peralatan masak dan dua tempat tidur. Ruangan terdiri dari dua lantai, lantai atas ruang tidur dan toilet. Lantai bawah sofa dan dapur. Ada juga Balkon. Jadi murah kan?
Tapi dianjurkan untuk tidak ke Texel selama winter atau fall, yang pasti dijumpai di pulau ini ya badai, hujan dan pasti dingin sekali buat kita orang tropis.

Friday, April 18, 2008

Keukenhof-The Netherlands


Mau lihat Tulip? Ya di Keukenhof. Biasanya hanya buka pada saat spring tiba. Ya sekitar bulan April-Mei. Untuk kesana, bisa naik metro ke Schipol airport. Di Schipol ada loket yang menjuat tiket ke Keukenhof ini (bisa tanya informasi dimana letaknya loket ini, tapi gampang kok nyarinya, gak jauh dari informasi). Untuk tiket terusan yang ke Keukenhof, maksudnya tiket bis plus tiket masuk ke taman bunga nya, total harga per orang 19 euro (harga tahun 2008 April). Bis nomor 58 yang akan membawa kita ke Keukenhof. Sebaiknya sih disarankan beli tiket terusan ini, karena kalo pas Spring bakal rame banget. Banyak turis kesini. Jadi antrean tiket bisa panjang. Disana bisa lihat berbagai macam jenis bunga Tulip, juga bunga-bunga jenis lainnya. So, bagi yang suka bunga pasti deh pengen kesini.

Parigi beach


Maybe this beach is forgetted since there are many other nice beach in Indonesia. However, i love this beach..this is Parigi beach or some local people say "Prigi". It"s located in Trenggalek district, a small city. You can reach Trenggalek by car, it"s around 1.5 hour from Madiun, the biggest city in this region in the east Java province. This beach face to the Indian ocean. You still can find the fine white sand beach in some place of Parigi beach. The people are nice and welcome. For swimming maybe not the best place and not to use to swimm there. But well maybe you can try. Just to remind you that there"s no "baywatch" in this beach, so you are responsible with your own safety. I"d like to see you sometimes in this beach.

Air Island


Air (means water) Island is located at the Seribu islands reef complex. You can reach this island from Muara Angke,Jakarta using public boat transport for around 3US$ oneway to Pramuka Island. It takes around 3 hour. Pramuka Island is the closest island to the Air island. In Pramuka you can find the most cheapest accomodation, (around 35 US$ perday), there you can also find diving shop where you can rent your diving stuff. From Pramuka islands you can hire small local fisheries boat for around 40US$ per day (price in 2007) to go around to Air island and diving there. With such price, you can go until Paniki island far away to the east (around 1 hour from Air). What interesting in Air island is diving. There are still many living corals at the northern part of this island, when the last time i dive there in May 2007. I hope those corals are still many living now. I am not sure whether the inside of this island is for public consume. But i think some location of this island is nice also for swimming, at least you still can find green blue clean ocean water close to the Jakarta bay. I hope to see you someday in this island..:)

Friday, August 10, 2007

CAIRNS


Cairns, kota kecil ditepian Pacific..Dari Jakarta tidak selalu ada penerbangan ke Cairns, kalau gak salah seminggu dua kali. Pakai Garuda (Jetstar/Qantas), bisa pilih route Jakarta-Cairns (transfer di Singapore, transit di Darwin) atau Jakarta-Cairns (transfer di Denpasar, transit Darwin). Tiketnya gak jauh beda, sekitar 900 returns kalau beruntung bisa dapat lebih murah kalau apes ya lebih mahal:D.Untuk kocek yang gak cukup banyak, tenang aja! Banyak tersedia backpacker hostel dengan tarif mulai 20 US$ sampai 40US$ utk single lho, utk rame2 ya lebih murah lagi lah. Gua tinggal di Caravella backpacker, lumayan bagus, murah, bersih, ramah and aman. Permalam sekitar 42AUS$, dengan fasilitas makan malam and jemputan gratis dari airport (Shuttle bus tersedia dari airport ke kota sekitar 10AU$) Lokasi caravella pun enak dekat pantai, dekat pula ke pusat kota tapi gak terlalu bising.

Wilayah paling ramai di cairns adalah seputaran Esplanade street, banyak cafe2, breakfast lengkap ada yang nawari seharga 25 AUS$ lumayan lah..yang pasti bisa bikin kekenyangan. Kalau mau makan murah, ya masak sendiri, biasanya hostel/hotel pun ada yg nyediain tempat masak. Di Caravella sendiri kita disediain tempat masak, lengkap dg peralatan masaknya, juga ada setrikaan, mesin cuci (ini musti bayar pakai koin).
Yang paling sering orang nongrong adalah di sekitar lagooon, maklum bisa berendam di air dingin. Pengen ke Great Barier Reef?? gampang..gak perlu bisa diving, cukuplah dengan ongkos 60-70AU$ sudah bisa lihat2 GBR, pakai boat yg ada kacanya dibagian bawahnya, so gak perlu nyebur kan? Ongkos segitu pun sudah termasuk sewa snorkle, masker and fin. Tapi inget, walau kita dari tropis..teteplah pakai cream, karena matahari aussie ni emang ganasss deh..panasnya minta ampun..rasanya aku ni sehari aja disana sudah bener2 item gak bisa dibedain dg aborigin..mana cepet kebakar lagi nih kulit..dan walau winter pun jangan disangka bakal dingin deh...AC di kamarpun masih rajin menyala kalo siang, malam sih lumayan ..macam udara dibandung kalau malamnya.
Bagiku sih sebenarnya kotanya and pantainya biasa2 saja..memang ke Cairns kalau gak ke GBF ya rugi..krn di kotanya gak ada yg dilihat kecuali nongkrong makan aja..walau gitu ya gak ada salahnya deh maen ke Cairns..

Cairns July 2007

Wednesday, August 08, 2007

SIMELUE



Do you remember the big earthquake followed by tsunami in 2004? I am sure that you remember that disaster...But do you know SIMELUE? the small island in western part of sumatra? i am pretty sure that most of you don't know about that island! This island is the closest island to the 2004 earthquake epicenter! But, do you know that in this island only few people die caused by that disaster. The literacy education of the old people have save their life from tsunamy, earthquake!
Well..i am getting in love with this island. The nature, the people and their food! Simelue is in Aceh province, islamic rule is implemented in this province. However, in my opinion many inhabitans are still away from islam itself. I don't want to talk about this anyway. However, you-who ever your believe is- are save enough going to this island. You-whoever you are-can enjoy much this island. I guarantee that!
You can reach this island from Medan (north sumatra) to Sinabang (Simelue) by airplain (riau airlines or smac airlines). It cost Rp.570 000 (around 57US$).The flight takes around 1.50 hour. Simelue island is 'Kabupaten-district' with Sinabang as the capital. Before earthquake, this island is famous for surfing. There especially in the western parth of island, you can find the nice beach with white sand, big wave, coconut tree...perfect for sunbath, surfng etc. But you can't do sunbath for woman using swimsuit only-it's prohibit now-. But no problem, you can keep enjoying the beach there. Some coral reefs have been uplift during the 2004 earthquake. Some i am sure that still living underwater there.
There are only two hostel where you can stay over the night. Both only available in Sinabang.It cost around 10US$/night. But i think camping is not bad choice to do there. Renting car-jeep-going around island is also good choice, it cost only around 60US$/day including driver and oil, although some part of this island only can be reached by taking a walk. How about food?? don't worry, food taste good there!Mostly it more like 'curry'...speise, much coconut milk, and hot. Compare to the main land Sumatra, indeed simelue is more expensive. However, this island is really nice..the people also nice..also, i can't wait to coming back..
Sinabang 19-24 July 2007

Tuesday, September 13, 2005

TUGINAH

Di negeriku tercinta entah kenapa nama-nama seperti inem, inah diidentik dengan nama-nama masyarakat kelas sosial bawah: kalau tidak PRT (pembantu rumah tangga) atau penjual jamu gendongan, tukang sapu dll, pokonya masyarakat kelas sosial bawah. Juga nama-nama lelaki seperti Paijo..Paidul..Bejo..kalau tidak tukang becak ya tukang sapu dll..Sepertinya sudah menjadi perjanjian tidak tertulis dalam masyarakat, kalau pemakaian nama orangpun musti disesuaikan dengan kelas sosialnya. Ibaratnya seorang tukang becak tdk 'berhak' punya nama Roy, atau Joni bahkan Rudi dan sebaliknya seoarang bintang film atau presiden direktur perusahaan tdk 'berhak' punya nama Tukijo, Paidul dll. Mungkin seorang PRT yang karena 'nasib mujur' disunting oleh seorang menteri, atau tiba-tiba menjadi bintang film top, maka namanya yang kalau orang Jawa bilang'nama yang sudah di-jenang abang-i mau tidak mau 'harus' diubah dari katakanlah Inem mungkin menjadi Inne atau Inneke dll... konon biar kelihatan lebih menunjukkan 'kelas'nya. Padahal apalah artinya sebuah nama, kata Shakespeare, what's in a name? That which we call a rose by any other name would smell as sweet , ibaratnya kalau Mawar ya tetap Mawar sekalipun itu dikubangan-tempat kumuh. Sekalipun namanya Inem mau jadi masyarakat kelas bawah atau kelas ataspun ya tetap Inem yang tanpa dosa waktu lahir ceprot didunia..yang tetap akan membawa, membentuk karakter, nasib, jalan hidup dll -nya sendiri..yang akan selalu diingat akan kebaikan sifat-sifatnya.

Namun dunia memang selalu tidak mau tetap diam, alias selalu berubah, bukanlah kesalahanmu jika dunia tak berubah, seandainya itu kesalahanmupun, janganlah percaya kalau kamu tidak dapat mengubahnya, begitulah kira2 seperti syairlah lagu Farin Urlaub penyanyi kondang asal negerinya mobil BMW-Jerman,
Es ist nicht deine Schuld, dass die Welt ist, wie sie ist.
Es wäre nur deine Schuld, wenn sie so bleibt.
Glaub keinem, der dir sagt, dass du nichts verändern kannst.


Dan kenyataannya dunia berubah. Juga tentang 'nama'. Kalau seandainya penyanyi dangdut Inul-si goyang ngebor - hidup dijaman dulu dimana nama2 adalah masih dianggap keramat, dimana nama2 masih menunjukkan tingkat sosial seseorang, mungkin Inul yang sekarang sudah menjadi artis top, yang otomatis mampu menaikkan kelas sosialnya, akan mengganti namanya bukan 'Inul' mgkn menjadi 'Lina' atau menghilangkan nama Inul, maklum 'inul' oleh sebagian telinga kedengaran -ndeso- dan ndeso selalu diidentikkan dengan masyarakat kelas bawah. Untung jaman berubah, Inul ada dijaman sekarang dimana masyarakat sudah tdk begitu mengambil perbandingan lurus antara 'nama' dan kelas sosial.

Namanya Tuginah, kalau dulu mungkin nama seorang PRT di rumah pak lurah atau wedana atau dirumah orang-orang kaya lainnya atau penjual sayur yang keliling kerumah-rumah, atau penjual jamu yang siap melayani sopir-sopir truk biar kuat nyopir berkilo-kilo meter jauhnya, tapi dijaman sekarang nama Tuginah sudah menjadi hak penamaan untuk semua orang dari apapun kalangan. Tuginah pun sudah masuk internet, mungkin google atau yahoo lebih banyak menemukan nama Tuginah daripada nama anda-anda sendiri yang mungkin anda kira lebih 'punya kelas' dibanding Tuginah. Jaman sekarang Tuginah bisa jadi mulai dari PRT sampai madame Tuginah-seorang istri pejabat!: Tuginah pembantu salah seorang dosen Filsafat yang tidak lulus SD tapi bisa baca tulis bahkan masuk koran Kompas, maklum sebagai profesi seorang pembokat, notabene bacaannya dianggap lebih cocok adalah poskota atau tabloid gosip),namun Tuginah ini bacaannya kolom-kolom politik, hapal nama tokoh-tokoh politik walaupun ternyata pada akhirnya sang majikan menyadari bahwa Tuginah suka membaca kolom politik hanya semata-mata sedang mencari 'sebuah nama' yang cocok untuk keponakannya yang akan lahir. Mungkin Tuginah pembokat dosen Filsafat ini memandang nama-nama politikus dinegeri tercintanya indah-indah. Tuginah yang lain adalah pelayan restoran asal pelosok desa wilayah Gunung kidul yang akhirnya mampu menaikkan taraf hidup keluarganya karena disunting lelaki bule asal Australia dan menjadi beken di desa, menjadi pahlawan pengentasan kemiskinan keluarganya bahkan desanya. Tuginah ini dengan dollar australianya mampu menjadi sumber penghidupan keluarganya bahkan bisa jadi desanya. Tuginah yang lain adalah Madame Tuginah adalah istri diplomat asing, yang ikut berjasa dalam pendidikan anak miskin dengan yayasannya. Memang kenyataan tidak bisa dipungkiri, Tuginah-Tuginah masih dijumpai didominasi oleh masyarakat kelas sosial bawah atau minimal memiliki sejarah dunia kelas sosial bawah.

Namanya Tuginah, Tuginah yang satu ini adalah Tuginah benar-benar produk abad 21, produk jaman sekarang!! Tuginah yang satu ini tidak pernah punya history sebagai masyarakat sosial bawah. Kalau dirunut sampai tujuh turunan diatasnya pun, nenek moyangnya adalah keluarga kaya, bahkan turunan raja-raja dan senopati di Jawa. Dia adalah juga gadis kota, lahir dan besar di kota-Jakarta-dengan pendidikan luar negeri. Hampir separo lebih hidupnya dihabiskan di luar negeri, anak seorang diplomat dan pengusaha kaya, uang tidaklah masalah bagi keluarganya. Jarak Jakarta-Tokyo atau bahkan Jakarta-New York sudah layaknya seperti Jakarta-Bandung atau Jakarta-Surabaya. Tidak seperti halnya umumnya orang-orang kaya, Tuginah dengan rupa manis dan menarik, tapi dia tetap berpenampilan biasa-biasa saja, tidak latah bersolek, setiap hari kesalon, tidak latah selalu shoping di mall atau galerie-galerie, cukup di kios atau pasar baru, tidak latah pergi ke cafe-cafe, cukuplah ngopi atau ngeteh diwarung-warung kaki lima. Naik turun mobil mewah antar jemput sopir, juga bukan kebiasaannya. Mikrolet, bajaj dan bis kota lebih disukainya. Hidup di luar negeri puluhan tahun tidak merubahnya kulturnya menjadi 'orang asing', Tuginah tetap Tuginah dengan kultur Indonesia. Tuginah memang lain, seperti gadis-gadis yang hanya ada dalam mitos, menarik, charming, baik hati, supel, tdk sombong, kaya, dermawan lagi! Tuginah juga pintar disekolah walaupun tidak pernah juara kelas. Fasih 10 bahasa Jawa, Sunda, Batak, Osing, Madura, Indonesia, Inggris, Jerman, Perancis, Itali, namun lebih bangga dengan bahasa Indonesianya. Dia juga pintar main alat musik gitar , piano, juga gambang, kenong, pelok- sendro, selain itu olah raga pun dia lakoni, yang pasti lari dia jago, tapi yang dia suka adalah maraton. Enak bisa lari rame2, sehingga saking banyaknya orang yang lari, dan semuanya lari, maka seolah2 lari menjadi hal yang umum atau biasa dilakukan atau wajar, dan sebaliknya jika ada yg berjalan ditengah2 maraton ibaratnya dalam kondisi 'wajar' anda melihat dia berlari, begitulah selalu jawabnya ketika ditanya soal maraton, walau jawabannya cukup membingungkan org, Tuginah tdk peduli.

Tuginah sudah menginjak wanita matang, umur 35 th, masih single dan disukai banyak lelaki, justru bukan karena kecantikan atau kekayaannya, tapi karena dia begitu mudah berteman, enak diajak omong oleh siapa saja dan sepertinya selalu ada solusi utk sebuah masalah. Namun, begitu banyak lelaki yang justru akhirnya mundur teratur ketika tahu Tuginah yang sepertinya adalah seorang master, bisa apa saja, jago disegala bidang dan selain itu keluarganya yang kaya raya. Sebenarnya Tuginah sendiri tidak pernah menganggap dirinya berlebihan dan tdk menganggap teman2 lelakinya lebih dari sekedar teman. Jadi bagaimapun dia tidak pernah merasa patah hati ataupun membuat patah hati. Namun Tuginah juga bukan perempuan bodoh yang tidak bisa membedakan siapa teman sejati dan siapa teman2 yang oportunis. Walau begitu Tuginah tidak mau ambil peduli mengenai teman2 oportunisnya dan keputusannya adalah tetap berteman juga dengan mereka, rasanya dunia adalah surga kalau semua orang baik dan benar, begitu katanya selalu pada dirinya sendiri, dan Tuginah tidak pernah mau menganggap dunia adalah surga. Tuginah-katakanlah-berteman dengan siapa saja entah itu dengan bandit ataupun lakon.

Namanya Tuginah, dan dimanapun, dengan siapapun, kapanpun Tuginah tetaplah Tuginah anak gadis keluarga Rustamaji. Orang -orang sebenarnya pengen tahu-bagaimanapun juga- riwayat nama Tuginah, kenapa Pak Rustam (panggilan bapak Tuginah) menamai anak gadis semata wayangnya Tuginah. Padahal Pak Rustam adalah produk jaman dulu dimana 'nama masih menunjukkan kelas dan Pak Rustam semua orang tahu adalah dari kelas 'atas'. Namanya juga orang suka usil dan suka menggosip, krn tdk pernah menemukan jawaban yg diinginkannya, akhirnya orang2 membangun cerita sendiri tentang Pak Rustam, kalau Tuginah adalah: ada yang bilang nama bekas PRT keluarga besar Rustam, ada juga yang bilang bakul Jamu langganan Pak Rustam dll yang dijatuh-cinta-i oleh Pak Rustam. Demi mengenang pembantu atau siapapun itu dari kelas sosial bawah yang tercinta maka dinamailah anak gadisnya 'Tuginah'. Tidak ada cerita gosip yang beralur Tuginah adalah nama sekretaris executive Pak Rustam atau nama koleganya yang punya affair dengannya, anggapannya karena masyarakat dulu di jaman Pak Rustam muda, masih menganggap Tuginah adalah cocok untuk nama seorang pembokat daripada untuk seorang sekretaris. Mendengar selentingan atau gosip2 tersebut baik Pak maupun Bu Rustam tetap langgeng dan awet, rukun, sakinah, dan yang pasti tetap menghasilkan adik-adik Tuginah yang semuannya laki2 6 orang.

Namanya Tuginah, yang sejak dulu selalu merasa kewalahan membetulkan lidah teman2 atau kolega2 asingnya menyebut namanya. Oleh teman2 bulenya, Tuginah sering dipanggil Geena (baca:jina) syukur2 masih bisa menyebutnya Gina, minimal masih bisa membaca g sebagai ge, walau tidak sedikit pula yang memanggilnya Tuggy (baca: Tagi)- Tuggyna (baca: Tagina). Teman2 cina atau jepang nya memanggilnya Tucina, atau bahkan Tuzina yang membuat telinga Tuginah merasa risih karena seolah adalah kependekan dari 'Tukang zina' . Namun dengan sabar dia berusaha membenarkan lafat penyebutan namanya Toe-gie-nah , walaupun tetap susah bagi mereka utk melafatkan karakter h dibelakang namanya. Walau begitu Tuginah tetap tidak mau mengganti namanya menjadi Geena (seperti Geena Davis bintang holywood) atau Gina yg mengingatkan orang akan sicantik bintang italia Gina Lolo Brigida. Tuginah lebih memilih sabar mengajarkan cara menyebutkan namanya dan tetap dengan bangga menyadang nama pemberian orang tuanya.

Namanya Tuginah, dan kini benar2 nama itu hanya tinggal nama. Nama yang tertera pada batu nisan di TPU Kalibata: Tuginah, anak kami tercinta, lahir 10 Oktober 1969 meninggal 10 Oktober 2004. Tuginah meninggalkan orang-orang yang dicintai dan mencintainya 'hanya' akibat jatuh dari becak tepat di ultahnya yang ke 35 tahun. Orang memang tidak pernah bisa menyangka dan tahu kapan dan bagaimana dia meninggal. Walau Tuginah telah tiada namun setiap orang siapapun yang pernah mengenalnya masih mampu dan selalu mengingatnya, mengingat akan segala kebaikan, keceriaan, kedermawaan dan kebahagiannya dan akhirnya timbullah cerita pendek ini:D.

The moral of story, kebaikan seseorang lah yang akan membuatnya selalu diingat, bukan sebuah nama besar atau segala bentuk materi yang disandangnya. 'be yourself' to achiev your life! (ngono yak-ne hehehe)

Kiel, 12 September 2004

Monday, August 29, 2005

Akibat Kentut Lastri: Bo-Sem jilid 2

Biang kerok si bau tidak sedap di kelas kalkulus akhirnya ditemukan, menjadikan kelas pak Dosen alias pak Panjaitan semakin ribut. Maklum yang kentut adalah Lastri yang terkenal cantik, lemah lembut, pintar, ramah supel..pokonya dia bak wanita2 dalam dongeng. Rasanya sulit membayangkan wanita seperti Lastri bisa kentut seheboh itu.Pikir Parto. Rasanya lebih cocok kalau yang kentut adalah Siti yang gendut dan tomboy dan yang pasti cerewet, atau si Tagor biang ribut dikelas. Ahh.. tapi itu toh hanya pikiran2 nonsense manusia..yang selalu menjudge sesuatu yang negatif berdasarkan penampilan seseorang. Itu tidak fair-tidak objective. Pikir Parto lagi.’Kalau kentut mustinya ngomong dong atau pergi kek..’ seru Parto akhirnya dengan agak jengkel, krn sejak pak dosen menerangkan soal sembukan dan kentut, dia merasa hampir semua mata selalu memandang atau melirik ke dia ‘menuduh’. ‘Sorii dong to’ kata Lastri dengan perasaan bersalah. Pantesan aku kena tuduh, pikir Parto yang duduk didekat Lastri. Berapa kilo sembukan yang dia makan sepagi ini ya? Pikir Parto. ‘Ehemm..makanya To.. hati-hati kalau duduk dekat Lastri..’ kata Cecep dengan nada menggoda. ‘Harumnya..bunga2 cinta bisa kalah ternyata oleh harumnya kentut Lastri’ Goda Cecep lagi sambil ketawa, tahu kalau Parto naksir Lastri. Tak layak kelas semakin ribut. Siapa sih laki-laki yang nggak kepincut dengan Lastri? Siapa laki-laki yang tidak pengen duduk dekat lastri? Walau begitu Parto termasuk tahu diri, tdk begitu gegabah ingin memiliki Lastri. Sejarah cintanya cukuplah sudah, ketika Jonggrang menolaknya.

‘Pak apa sih kentut itu?’ tanya Parto mencoba mengalihkan godaan Cecep. Pak Panjaitan segera berusaha menenangkan kelas dengan menerangkan apa itu kentut. Kentut itu berasal dari gas yang ada dalam usus (intestin) kita, datangnya dari bermacam sumber, seperti udara yang kita hirup, gas yang masuk ke usus lewat darah, gas hasil dari reaksi2 kimia dalam usus kita, gas yang diproduksi oleh bakteri2 dalam usus dan lain2. Komposisi gas kentut ini macam2, umumnya udara yang kita hirup adalah oxygen yang diserap oleh tubuh sebelum gas masuk ke dalam usus. Ketika udara masuk kedalan usus besar, yang tertinggal paling banyak adalah nitrogen. Reaksi2 kimia antara asam dilambung dan cairan di usus bisa menghasilkan carbon dioxide. Disamping itu bakteri2 dalam usus juga memproduksi hydrogen dan methane. Walau begitu proporsi gas yang dihasilkan ini tergantung dari beberapa factor seperti: apa saja yang kita makan, berapa banyak udara yang kita hirup, jenis bakteri yang ada dalam usus kita, seberapa lama kita menahan kentut, semakin lama kita menahan kentut semakin besar proporsi nitrogennya krn gas2 lain cenderung diabsorb oleh darah lewat dinding2 usus.. Orang yang nervous akan menghirup banyak oksigen yang mgkn jika kentut akan banyak oksigennya, krn tubuh tdk punya waktu untuk menyerap oksigen yang begitu banyak.
‘kok kentut bisa bau gitu pak?’ tanya seorang siswa. Bau busuk kentut berasal dari sejumlah kecil gas hydrogen sulfid. Senyawa ini mengandung sulfur. Makin kaya sulfur makin banyak sulfide dihasilkan oleh bakteri2 usus dan makin bau kentut kalian. Makanan seperti telur, daging berpotensi membuat kentut kita semakin bau tdk sedap, sementara kacang2an sebaliknya. Dari mana datangnya bunyi kentut? Bunyi dihasilkan dari vibrasi dari lubang anus yang membuka. Bunyi kentut tergantung dari kecepatan keluarnya gas dan kekencangan otot2 anus.
‘Syukurlah yang kentut Lastri…kelembutan lastri terbukti dengan kelembutan suara kentutnya….’ sahut ucok. Kelas kembali ribut dengan tawa dan teriakan ke Ucok’ merayu lastriii niyeee’.
Lastri hanya tersenyum menganggapi gurauan teman2nya.
‘Untung saja bukan Siti yang kentut, wahh kita pasti sudah hancur lebur deh kayaknya… ibarat kena bom ..suara& getarannya pasti dahsyatt… ..otot lo kan kenceng Sit’ sahut Tagor.
‘Lo kok tau otot pantat gua kenceng..udah ngerasa ya..’sahut Siti tdk mau kalah diledek. Spontan kelas ribut lagi, Tagor menjadi kelimpukan. Maklum tidak ada yang menang kalau ngomong dengan Siti.
‘Pak ada nggak orang yang nggak pernah kentut?’ tanya salah seorang murid.
'Semua orang kentut, sekalipun itu presiden atau tukang becak, sekalipung itu saya ataupun harison ford..atau pierce brosnan.
‘Pak konon kentut perempuan lebih tdk bau ya dari kentut laki2?’ tanya Siti sambil tersenyum cengengesan.
'Wah..Saya tentu tidak mengharapkan seperti itu…Ucap Pak dosen sambil tersenyum. Terdengar teriakan para siswa menyoraki Siti

Waktu berjalan..namun ‘kentut Lastri’ masih tetap menjadi berita hangat dikalangan para siswa. Berita-berita infotainment TV manapun kalah dengan ‘kentut Lastri’. Maklum kentut lastri membawa dampak sampingan yang cukup nyata, tidak sekedar bau yg tidak sedap tapi juga kedekatan Lastri dengan Parto. Gosip tapi bukan gossip adalah Lastri milik Parto, yang pasti mengalahkan berita Roma irama dengan angela lelga.

Apa aku juga harus cerita bagaimana bisa Lastri jadi pacar Parto sejak peristiwa bothok sembukan itu? Mending gak usah ya, malas nyeritainnya, atau nantilah kalau sudah gak malas lagi aku mau deh certain. Yang pasti akibat kentut lastri org jadi tahu sembukan, org jadi tahu apa itu kentut…orang jadi belajar utk tdk gampang menuduh..org jadi belajar utk mau mengakui kesalahan..org jadi belajar utk tidak sombong…selain itu akibat kentut Lastri, Parto jadi pacar Lasti..akibat kentut Lastri juga, ada orang yang patah hati ..si Jonggrang (Lho???)....

jadi mending aku bilang masih bersambung hehehe:P

Kai city 27 August 2005

Friday, August 19, 2005

Bothok Sembukan


Daun Sembukan
Originally uploaded by kinoyumar.


Hari ini terjadi kehebohan di kelas kalkulus. Bau tidak sedap menyengat seluruh ruangan yang dipadati hampir 100 orang. Ruangan yang cukup besar ternyata tdk mampu meredakan sang bau yg cukup menyengat. Suatu bukti kedahsyatan sang sumber. Tdk satupun tahu asal muasal si ‘bau’ . Namun orang tahu bahwa itu adala bau kentut. Dosen kalkulus yang ‘cool’ pun akhirnya turun tangan. Mungkin dia juga sudah tidak tahan dengan si bau itu. Pelajaran kalkulus pun akhirnya diselingi dengan pelajaran mengenai ‘bau’. Partolah orang pertama yang tahu dan nyeletuk bahwa itu bau kentut: ‘wuihh kentut siapa ini?’ dan dia juga org yg pertama tahu soal penyebab bau yg heboh itu..’gileee sarapan bothok sembukan kali nih org..’. Namun pada akibatnya, informasi yang kebenarannya mencapai 90% mengakibatkan Parto menjadi tertuduh utama: dialah yang kentut, dialah yg sarapan sembukan. Orang2 memang mengiyakan pernyataan parto bhw itu adalah bau kentut akibat makan sembukan, walau sebagian orang2 ada juga yang tidak tahu apa itu sembukan, terutama orang2 yang besar dikota. Tentu saja parto menolak dituduh: apakah disini juga sama dg diluar sana? Maling teriak maling? Parto bukan maling, atau Parto bukan maling bau2 sedap disekitar orang2, yang mengakibatkan timbul bau tdk sedap. Parto bukan pengentut, walau Parto tahu itu bau kentut…Kenapa jika org tahu sesuatu maka dia akan menjadi tertuduh atau tertuduh menjadi pelaku atas ketahuannya, pikir Parto jengkel ‘soalnya too..siapa lagi yang makan sembukan, kalau bukan kamu..wong kita2 orang juga gak tahu apa itu sembukan’ celetuk joni yang parlente, tipe artis2 holywood. ‘wahh kasihan sekali kamu memang..sembukan saja tdk tahu’ celetuk lainnya membela Parto yang semakin bingung, karena ternyata tuduhan dia penyebab bau semakin kuat.

Pak dosen akhirnya menengahi dengan mencoba menerangkan apa itu sembukan, setelah juga dia menyadari bahwa hampir 50% lebih murid2nya di kelas tdk tahu apa itu sembukan, betapa menyedihkannya…Sembukan atau ‘daun kentut’ nama latinnya Paederia scandens (Lour.) Merr, punya nama sinonim P. chinensis Hance = P. foetida Auct = P. foetida, Linn = P. tomentosa. Nama2 lokal sering orang menyebut sebagai Kahitutan (Sunda), Kasembukan (Jawa) ; Bintaos, kasembhukan (Madura), Gumi siki (Ternate); Daun kentut, sembukan (Sumatera); Ji shi teng (China), terang dosen kalkulus sambil melihat kesekeliling ruang kelas, disadarinya ternyata semua murid2nya mendengarkan prolog keterangannya mengenai sembukan ini dengan antusias, melebihi ketika dia menerangkan deferensial integral. Daun ini berkasiat untuk menyembuhkan Perut kembung hepatitis, disentri, batuk, kencingtidak lancar..leukopenia’ lanjutnya. Jadi mulai dari perut kembung sampai Leukopenia atau sel darah putih yang berkurang. Rasa daun sembukan manis, asam, dan mempunyai afinitas ke meridian limpa, lambung, paru, dan hati. Faedah lain memperkuat lambung dan memperbaiki fungsi pencernaan. Ia juga mempunyai efek analgetik (menghilangkan rasa sakit), karminatif (pelarut kentut), diuretik (peluruh urin), dan mukolitik (peluruh dahak). Sederet kegunaan lain, stomatik (penambah nafsu amkan), ekspektoran (menghentikan batuk), antibiotik, antiradang, antiracun, serta melancarkan aliran darah dan aliran energi vital.

Selain bisa untuk obat2an..daun sembukan juga enak untuk campuran makanan, di jawa orang sering membuat bothok sembukan, dan rasanya enak sekali apalagi dimakan dengan nasi hangat, sambel trasi…Saya walaupun bukan org jawa tapi juga penggemar berat bothok sembukan, saya kira lebih bagus dan sehat makan bothok sembukan daripada pergi makan ayam instans siap saji. Pak dosen berusaha seobjective mungkin berpendapat mengenai sembukan dg tanpa menggurui murid2nya. Memang memakan sembukan bisa menyebabkan bau kentut yg tdk sedap. Tapi rasanya tidaklah bijaksana jika menyalahkan 'memakan daun sembukan' krn membuat kentut kita tdk sedap. Pada dasarnya kentut adalah kentut, yang bernuansa bunyi dan bau tidak sedap. Makan atau tdk makan sembukan-pun tetap memiliki bau tidak sedap. Padahal kentut sendiri adalah suatu yang sehat, krn jika kita tdk pernah kentut maka perut bisa sakit, kembung. Walau kentut itu bunyi dan berbau tdk sedap, tapi datangnya dari diri sendiri. Jadi siapapun kita kaya miskin, cantik tdk cantik, pintar tdk pintar, toh tetap punya kentut yang bau. Belajar dari kentut ini, janganlah kita bersikap sombong dg kelebihan2 yang kita miliki, apalah artinya kesombongan?? Tdk ada gunanya!! Toh sebaik2nya kita, sepintar2nya kita, sekaya2nya kita…kentut kita tetap bau. Pak dosen melihat murid2nya yang terlihat serius mendengarkannya menjadi tersenyum. Saya pikir kentut saya juga tidak kalah harumnya dengan kentutnya Harison ford. Murid2 tersenyum mendengar ucapan pak dosen. Memang dia terlihat seumuran dengan harison ford. ‘Saya hanya beda dalam bidang katakanlah ‘per-keren-an’ saja kok' jelas pak dosen lagi sambil tersenyum. Jadi kentut tidak memandang siapa, bau kentut tetap memiliki dampak yang sama....baunya tetap tdk diharapkan tapi kehadirannya tetaplah sulit untuk dihidarkan. Kentut juga bisa merupakan senjata lho, kentut Semar adalah senjata pamungkas yang bahkan bisa seperti obat tidur bagi musuh2nya. Tambah pak dosen tersenyum. Semar adalah tokoh utama panakawan - arti dari panakawan: pana yang berarti bijaksana dan kawan berarti teman jadi artinya adalah teman yang bijaksana. Sbg orang (teman) yang bijaksana, tentu dia akan selalu mengakui perbuatan2nya yang dirasa mengganggu orang lain. Berjiwa besar. Dalam soal kentut. Kenapa kita harus malu dengan kentut kita..malu dg kita berkentut..malu mengakui kelemahan kita??malu mengakui kesalahan kita?...toh semua orang sama punya kentut dg bau tdk sedap. Kata Ben franklin ‘ Fart proudly!’ Kenapa juga kita harus ribut dengan bau kentut orang lain? memangnya kentut kita tdk bau? Tiba2 salah seorang murid berdiri..’Pak sayalah sebenarnya penyebab bau itu. Saya kentut. Tadi pagi saya juga makan bothok sembukan, favorit saya’ Kelas menjadi ribut seketika. Murid murid lain terperangah..terkejut..ketawa..sedih..heran..yang pasti tidak habis pikir.. ‘Sudah jangan ribut’ teriak Pak dosen dari depan kelas.

Kenapa kelas menjadi tiba2 ribut? Apa yang menarik dari pengakuan si-pengentut? Tunggu tgl maennya hehehe..

Bersambung…

–18 August 2005-Kiel

Monday, August 08, 2005

Kangkung


Dengan terbengong-bengong Parto memandangi paket yang barusan dibukanya. Dua ikat Kangkung! Si pengirim terbaca Georg-Aachen dengan pesan ‘Willst du wie ein Deustche Kangkung oder Indonesische Kangkung?’. Parto tersenyum, dia tahu kenapa Georg mengiriminya Kangkung. Dia ingat masa-masa praktikumnya di Aachen bersama Georg teman serumahnya, sebelum dia pindah ke Hamburg. Betapa dia selalu mengeluh soal harga kangkung yang mahal, dua ikat Kangkung sekitar 4 euro alias 40 ribu rupiah! Padahal di Indonesia, dia hanya tinggal memetik kangkung di sungai belakang rumah. Di jerman Kangkung menjadi barang mewah, Georg selalu mengatainya borjuis, karena lebih sering makan kangkung daripada kohl. Parto selalu cerita bahwa Kangkung di Indonesia tumbuh liar, di sekitar sungai yang mungkin kotor, bahkan neneknya menanam kangkung di sekitar ‘septitank’ (tempat membuang kotoran manusia).


Kangkung menjadi masakan kesukaannya selama di Jerman, entah kenapa Parto tidak tahu. Mungkin karena dengan makan kangkung bisa menghilangkan rasa rindu kampung halamannya, masa kanak2nya. Sejak kecil ibunya selalu memasak oseng kangkung, maklum sebagai keluarga yang biasa-biasa saja, bahkan mungkin tergolong kesulitan ekonomi (tdk mau dia bilang miskin), kangkung adalah sayur paling gampang diperoleh dan amat sangat murah di kampungnya. Parto menjadi teringat, ketika dia ngambeg tidak mau makan karena ibunya sudah seminggu menunya Kangkung melulu. Bagi keluarga Parto mungkin juga keluarga-keluarga lain di desa Parto, Kangkung bukan barang mewah dibanding ayam atau daging. Mungkin sudah menjadi sifat bawaan manusia, pikir Parto, dimana sesuatu yang sulit dicari menjadi semakin dibutuhkan dan disukai. Parto tersenyum, mengingat harga Kangkung di Jeman yang hampir sama bahkan lebih mahal dibanding dengan Ayam atau sekilo daging sapi.

Dia menjadi teringat rumah, ‘jangan meremehkan Kangkung, ini bisa menjadi makanan terenak suatu saat’, kata abangnya waktu itu ketika dia mengeluhkan menu Kangkung yang tersedia. Teringat Kangkung teringat ibu dengan nasehat-nasehatnya. Kadang kita merasa menjadi orang yang tidak berguna namun pernahkan kita berpikir bahwa mungkin di suatu tempat dan waktu yg berbeda kita menjadi berguna bahkan menjadi amat sangat berguna.. kadang kita merasa diri kita tdk berharga, mungkin dilain tempat/waktu kita menjadi orang yang amat dibutuhkan… Kadang sesuatu menjadi tidak bernilai disuatu tempat tapi ditempat lain menjadi amat sangat bernilai, karena itu jangan lah menganggap remeh sesuatu yang kita kira tidak bernilai, krn siapa tahu ditempat lain atau dilain waktu akan menjadi amat berharga..janganlah meremehkan hal2 yang sptnya kecil..padahal mungkin hal2 tsb menjadi besar.. Seperti halnya kangkung..mungkin di Indonesia murah dan tidak berharga..tapi di jerman..bisa bangkrut kalau makan kangkung terus..Ahh Kangkung..kamu memberiku pelajaran hari ini..dan masih banyak hal-hal bermanfaaat yang aku bisa petik dari Kangkung selain hanya untuk dimakan …ucap Parto dalam hati sambil tersenyum…

Kiel 8 August 2005

Wednesday, August 03, 2005

Zugspitze


Zugspitze
Originally uploaded by kinoyumar.
Zugspite ( 2 9 6 4 m ) termasuk wilayah pegunungan Alpen adalah puncak tertinggi di Jerman. Kita bisa menikmati keindahan panorama pegunungan Alpen dengan gletsernya. Di musim panas maupun dingin tetap saja ramai pengunjung. Bagaimana mencapainya? Dari kota Muenich kita naik Kereta regional dengan Bayarn ticket (info tentang Ka bisa lihat www.bahn.de) sampai kota kecil Garmisch-partenkirche (GP). Kemudian dari stasiun Ka GP jalan kaki sekitar 5 menit ke zugspitze bahnhof. Dari sini naik kereta yang disebut zugspitsebahn, dengan tiket keliling seharga 44 euro. Tiket keliling bisa digunakan dengan rute GP-Zugspitze-Eibsee-GP atau GP-Eibsee-zugspitze-GP. Zugspitzebahn ini hanya sampai Grainau (nama desa di kaki peg Alpen), lalu ganti kereta 'Zahnbahn' yaitu kereta khusus dengan tambahan rel di antara rel ka biasa, rel tambahan ini berbentuk serupa gigi (zahn). Mungkin dibuat supaya aman dan kuat untuk nanjak. Dengan zahnbahn kita bisa turun di Eibsee. Eibsee adalah nama danau (see). Kita bisa juga menikmati keindahan danau ini.

Eibsee
Originally uploaded by kinoyumar.
Dari Eibsee naik cable car (kereta gantung) ke puncak zugspitze 10 menit. Kita bisa juga memilih rute lain, yaitu dengan zahnbahn sampai ke S o n n A l p i n ( 2 6 0 0 m ) , terus naik cable car ke zugspitze. jadi siapapun kita, berapapun umur kita, tua muda kakek kakek..tidak ada halangan untuk bisa menikmati keindahan puncak pegunungan. S u b h a n a l l a h !

The Viking and I

Antonio Banderas in his movie ‘The 13th Warrior plays an arabian ambassador who caught up with a group of travelling viking warriors. After a night of partying and highly confused conversation (using latin and two interpreters), and some prophecy, he becomes one of a band of 13 warriors who are called back to the viking homeland, where it turns out that families are being ripped to pieces, even eaten, by some mysterious creatures. What follows is your fairly normal band of warriors protecting settlement from mysterious ‘evil’, with a bit of culture clash between the arab and the Vikings. People can’t expect much from this film, just a somekind viking action film. What you do get is what the lives of vikings in those times were like. You also get violence and gore of the head-ripping off variety. What you don't get is any sort of an interesting story, the unwillingness to join, the culture clashing, the internal politics of the settlement, the romance, none of which are developed at all, just left hanging. A disappointment.

It was around 1998-1999, I watched this movies with friends. What our impression then we more have in our mind that the Vikinger are bloodthirsty and violient. The impression that Vikinger are barbarians becomes stronger, when some of my western friends told me about this society, same as what I have in my mind before. Vikings were always portrayed as bloodthirsty and violent. One day I have a chance visiting Viking city in Germany (Schleswig) and go to Norway, Sweden and Denmark which known as Viking origin. But my knowledge about Viking is not improved. Perharp basically I don’t care much of this Viking history or say people in the past, I am more interested about the people nowadays there. So it’s not surprising when I still have in mind that Vikinger only as violent until yesterday on 2005 this Viking history is able to attract me! And my impression of Viking changes through the times and especially how I view this life.

Let’s back to the Banderas movie again. In this movie, you will find then that this was NOTHING like the book. If it had followed the book just a slight bit more, it might have developed something. The biggest this that was incorrect, would have to be the armour. Buliwyf is wearing a full suit of plate armour, one of them looks like a spanish conquistador, another has a bronze gladiator helmet. Herger is wearing a sort of scale mail, but nothing like viking style. Skeld has a leather/steel cuirass, and other such armour from different times. The film makers obviosly DIDN’T DO any research. In the Book "eaters of the dead", by Crichton, he describes the Northmen as wearing boot's, rough wool pants, a fur tunic, and a chain mail hauberk. Also you won’t see how Ahmed could reshape a viking broad sword into a shamshir in half an hour without compleatly ruinging the steel.

Now let’s back to the Vikings, who are they exactly? The Vikinger came from Denmark, Norway and Sweden. They were also known as the Norse (people from the north). They were mostly farmers and traders. They were great travellers and sailed all over Europe and the north Atlantic Ocean in their Viking boat (never mentioned that they travel until mediterania as what I heard from some of friends). Some of them went as fierce pirate raiders: they stole treasure and attacked local people. But most Vikings who sailed overseas were simply searching for better land for their farms. The Viking Age began about 1,200 years ago in the 8th Century AD and lasted for 300 years. Viking image were portrayed as bloodthirsty and violent until Vicotoria’s period. But during the nineteenth century public perceptions changed, so they became seen as civilised, and even as an example of Victorian values.

Viking houses were built of wood, stone or blocks of turf (A layer of grass with roots and soil), with thatched (A roof covered in straw) (This remind me houses of papua people in Indonesia ). The Norse myths the Vikings had their own religion and worshipped many different gods. The stories they told about them are known as 'the Norse Myths'. (Stories told by the Vikings about their gods and goddesses)

Viking ships were strong, lightweight and beautifully shaped to skim quickly through the water. Warships and raiding ships were designed to come right up on the beach so that men could jump out and start fighting straight away.The ships were built of wood and made waterproof with tar from pine trees. The square sails were made of woven wool and were often brightly coloured. When the wind was wrong for sailing, they were rowed by teams of oarsmen. Many ships were decorated with carvings on their curved ends. The Vikings were brilliant ship builders. (although a friend of mine say that they are not even good ship builders).

Some familiar English words are what the Vikings left behind such as 'husband', 'egg', 'law', 'knife' and 'window' originally came from the Vikings' language. Some days of the week are named after their gods: for example, Thursday is 'Thor's Day' etc.

What I learn
This history of Viking I take from http://www.bbc.co.uk/history/. It is depend on you to believe whether this is the correct Viking history or not. Same with other history which present in this world. However, sometimes what most people usually think right is not always right. Most what always people think about Viking is violent, but then finally you may find that they are only farmers and traders, who only want to survive in their life. Some are bad who becomes pirate but most of them are good who keep as farmers/traders. However, good or bad is always present in our community, isn’t it? I remember then, this is like nowadays when most common people think that Moslem is ‘Teroris’, Islam is the religion of sword!. Is that true??

Well..It may be a time for us (or especially for me) not to judge something only based on what people usually thinks. DON'T JUDGE BOOK BY ITS COVER. It is also worthy learning something from the past or present, isn’t it.

Dietrichdorf –Kiel, 3 June 05

Tuhan, Ajari Aku Tentang Cinta!

Usiaku sudah tigapuluh lebih sedikit, tidak bisa dibilang ABG lagi atau teenager, tapi akhir-akhir ini rasa melankolis meliputi diriku,layaknya seorang ABG yang mabok cinta. Namanya Fatima, orang memanggilnya Imah. Kerinduan akan Fatima memenuhi sel-sel otakku. Semua yang ada pada diri Fatima, seolah begitu sempurna, indah dan menyejukkan hati, membuat aku bahagia. Bahkan setiap bunyi langkah mungkin sampai bau keringat Fatima dalam radius beberapa puluh meterpun sudah tercium oleh hidungku.

Suara dia, rasanya lebih merdu dari suara Krisdayanti. Kata-kata dia rasanya lebih indah dari sajak-sajaknya Chairil Anwar atau bahkan kata cintanya Khalil Gibran. Mau makan, mau tidur, mau ngapain saja, Fatima selalu melintas dalam pikiranku. Aku tidak suka makan daging, tapi rasa daging menjadi enak jika aku makan dengan Fatima. Kantuk pun menjadi hilang, jika ada dia. Tidak ada waktu atau hari sibuk, kalau untuk dia. Kalau dia tertawa, aku juga tertawa, kalau dia sedih aku juga sedih. Aku belajar dan bekerja keras, berusaha memberi dan menjadi yang terbaik untuk dia. Aku hanya ingin membuat dia bahagia dan bangga terhadapku. Rasa selalu ingin dekat dengannya selalu memenuhi hasratku, berada didekat dia merupakan saat-saat yang membuatku bahagia. Kadang memang timbul perasaan benci, sebal, jengkel pada Fatima dalam diriku, tapi itu hanya karena rasa cemburu. Konon cemburu adalah bumbunya cinta. Cukup dengan kata-kata dia, argumen-argumen dia, rasa benci dan sebal itu hilang.

Namun dalam hatiku aku masih selalu bertanya-tanya, benarkah aku mencintai Fatima dengan tulus?? Apakah ini benar-benar cinta? Emak tersenyum mendengar ungkapan hatiku. Kata emak, itulah cinta, dan Tuhan adalah sumber cinta itu atau Tuhan adalah cinta itu sendiri. Kita adalah ciptaan-Nya, karena itu dalam diri kitapun ada cinta. Cinta, the universal language, bahasa yang mampu dimengerti oleh setiap orang di bumi ini karena berasal dari Tuhan. Cinta Tuhan itulah yang disebut cinta yang sebenar-benarnya, yang tulus.
Memang kadang cinta yang kita miliki bukan cinta Tuhan, mungkin hanya nafsu. Cinta Tuhan tidak mengenal rasa benci, sebal, jengkel. Cinta Tuhan hanya mengenal kata kasih sayang dan cinta itu sendiri. Cinta Tuhan membuat diri kita semakin cinta kepada orang lain, juga makhluk lain, mencintai ciptaanNya dan tentu saja membuat diri kita semakin mencintai-Nya. Cinta Tuhan memberi kita pilihan. Lihatlah, Tuhan tidak pernah bertindak otoriter kepada kita, Dia memberi kita pilihan, bagaimana jalan menuju ke surga, bagaimana jalan menuju neraka.
Tuhan tidak menuntut banyak waktu untuk diri-Nya dari kita, lihatlah, Dia hanya mewajibkan kita 5 kali dalam sehari untuk mengingatnya dan mungkin itu tidak lebih dari 10 menit dan pada pelaksanaanya banyak kemudahan-kemudahan diberikan. Tuhan selalu mencukupi kebutuhan pokok kita, lihatlah sumber-sumber air yang jernih untuk kita minum, ikan-ikan di laut sungai, tanaman-tanaman, dll, untuk kebutuhan makan kita.

Pernahkah kamu merasakan memberi Fatima pilihan, atau kamu hanya ingin dia melakukan seperti apa keinginanmu? Emak melihat, cinta mu tidak memberi pilihan, yang ada hanya rasa menguasai. Cinta Tuhan juga tidak pernah pilih-pilih, tidak ada rasa menuntut, rasa benci jengkel. Cinta Tuhan tiada pamrih. Dia tidak pernah marah atau cemburu, pernahkan kamu merasa Dia marah jika kamu meninggalkannya? Tapi justru kita yang selalu marah kepada-Nya ketika kita merasa Dia tinggalkan. Padahal Tuhan tidak pernah meninggalkan kita sekalipun kita manusia meninggalkannya. Kita hanya bisa selalu dan selalu meminta dan Dia dengan kasihNya selalu memberi yang terbaik untuk kita. Namun kita memang seringkali terlalu egois, dikasih yang terbaik malah marah, tidak mau menerima.

Pernahkah kamu merasakan atau memberi cinta mu ke Fatima seperti Tuhan memberi cinta-Nya kepada mu? Mungkin Fatima bukan yang terbaik buatmu, dan kamu bukan yang terbaik buat Fatima. Atau mungkin memang saat ini kalian belum berjodoh, entah dimasa yang akan datang. Kita tidak pernah tahu. Fatima atau kamu adalah rasa cinta Tuhan itu sendiri yang diberikan kekalian. Perasaan cinta yang ada padamu adalah juga karena cinta Tuhan kepada kalian. Dan kamu bisa merasakan betapa indahnya cinta itu, dan cinta Tuhan lebih indah lagi dan sudah pasti yang terindah di semesta.

Jadi bukankah sudah sewajarnya kalau kita berusaha mencari cinta Tuhan? Bukan justru mencari cintamu atau cinta Fatima. Pernahkah kita berpikir bahwa kita tidak pernah adil terhadap cinta Tuhan? Anakku, Tuhan adalah sumber cinta. Carilah cinta Tuhan itu bukan cinta Fatima atau cinta mu. Percayalah cinta Tuhan akan mendatangkan cinta-cinta yang lain mengerumunimu, yang sudah pasti akan mendatangkan kebahagiaan dan keindahan dalam dirimu.
Tidakkah kamu merasakan keindahan dan kebahagiaan cinta Tuhan, anakku? Lihatlah indahnya salju di musim dingin, putih bersih, berkilau jika terkena cahaya, membuat malam di musim dingin tidak segelap di musim-musim yang lain. Lihatlah indahnya musim semi ketika bunga mulai mekar, kicau burung mulai terdengar. Lihatlah indahnya warna-warna alami, birunya langit, hijaunya rumput...kuningnya bunga matahari, hitamnya malam...
Lihatnya indahnya merah ketika saat matahari tenggelam ataupun saat terbit..Tidakkah kamu melihat keindahan, kelucuan dan kebahagiaan pada bayi-bayi yang baru lahir atau kanak-kanak yang berlari bermain-main?
Lihatlah kebahagiaan orang tua saat melihat anak-anaknya tumbuh dengan sehat dan cerdas. Bukankah semua itu wujud dari cinta Tuhan? Anakku, hidup ini indah dan selalu indah, ketika orang mampu mengambil keindahan itu saat ketika pagi mulai menjelang sampai malam menjemput dan hari telah berganti. Dan keindahan itu adalah dengan mengenali dan mengerti cinta Tuhan.
Belajarlah cinta dari sumber cinta itu sendiri. Belajarlah cinta dari Tuhan sebelum kamu mencintai Fatima.

Aku hanya termenung, Emak benar, dan aku sedih dan merasa bersalah karena aku selama ini hanya mengabaikan cinta Tuhan, aku hanya dibutakan oleh keindahan cintaku kepada seorang Fatima, namun disisi lain aku bahagia, karena aku mulai mengerti, ada cinta yang lebih indah, yang semua orang bisa memiliki dan itu adalah cinta Tuhan. Aku pergi mengambil wudlu, sholat dan berdoa "Tuhan ajari aku selalu tentang cinta".
------
Written by Kinoyumar
Europa Platz kiel, 25 Dec 2004

Seperti apa adanya....

Sambil menunggu bis, aku pergi kesebuah kedai kopi tertulis dipapan 'cafe la buffet' membeli secangkir capucino, lumayan untuk menghangatkan tubuh oleh terpaan angin musim dingin northern hemisphere. Kulihat dua orang scotland dengan logatnya yang kental, seorang lokal Norge dan seorang dengan tampang pakistan duduk di kedai itu. Semua orang terlihat serius membaca koran, Tsunami! Bencana itu bagaimanapun telah mampu menyentuh nurani setiap orang, siapapun itu. Sambil memesan kopi aku bercakap-cakap dengan perempuan yang membuat kopi pesananku, "how could God be so cruel"??? katanya. Aku mencoba mengontrol diriku "sorry I don't believe in that way" jawabku langsung pergi meninggalkannya. Aku pikir, tidak perlu banyak kata-kata untuk mengatakan suatu kebenaran. Bukankah begitu?

Aku duduk dipojok tidak jauh dari dua orang scotland itu. Kudengar mereka membicarakan hal yang sama, Tsunami itu.'....The whole event was caused by the wrath of God as a punishment towards people who don't believe as we are' kata salah seorang dari mereka, mengomentari banyaknya orang mati di wilayah terutama indonesia. Aku mencoba mengkontrol diriku lagi, untuk tidak menyahut omongan mereka namun rasanya mustahil '....What if.... just an odd thought, What if, the massive death, was a way for more 'lightworkers' to return 'home early'? sahutku dan pergi meninggalkan cafe itu karena bis yang kutunggu telah datang.

Memang orang memiliki pandangan yang berbeda-beda tentang Tuhan. Apapun itu adalah sebuah pilihan, apa yang kubisa hanya berdoa semoga tidak salah pilih. Bagaimanapun sungguh mengherankan dimasa sekarang ini ketika banyak hal terjadi diluar kekuatan dan pengetahuan manusia, tapi orang tetap menyalahkan Tuhan untuk segala sesuatu yang 'salah' yang tidak sesuai keinginan atau kemauannya. Bukankah alam selalu 'berjalan' teratur seperti biasanya, seperti apa adanya dan manusia sendiri yang selalu membuat kerusakan dan lalai?

Oslo 28 Dec 2004
Kinoyumar